8 Film Lama Tema Rumah Berhantu Paling Nakutin

Walau menakutkan, film lama bertema rumah berhantu tetap saja menjadi favorit tontonan di akhir pekan. 8 film berikut bisa jadi tontonan horor menegangkan namun tidak murahan.

1. THE CHANGELING (1980)


Seorang duda tua menyewa Victorian Mansion di Seattle setelah ditinggal mati istri dan putrinya dalam sebuah kecelakaan mobil. Harapannya, ia bisa fokus dengan karir dan kehidupannya dengan menempati rumah tersebut.

Sayang, ia salah memilih rumah. Hari demi hari ia mendengar suara-suara aneh, pintu terbuka sendiri, sampai jendela pecah secara tiba-tiba.

2. 1408 (2007)


Robert Enslin adalah seorang pengarang buku yang meneliti tentang fenomena supranatural. Hingga suatu waktu, ia berniat meneliti kamar misterius, 1408 di hotel New York sebagai materi buku barunya. Tergerak oleh mitos mengerikan yang beredar, ia pun menginap di dalamnya.

Peringatan sang manajer hotel pun tak digubrisnya demi membuktikan bahwa kabar yang beredar tersebut adalah mitos belaka. Celakanya... Enslin baru sadar bahwa semua itu bukan mitos ketika ia sudah berada dalam kamar tersebut.

3. THE SHINING (1980)


Jack Torrance mengajak istri dan anaknya untuk menjadi perawat Hotel Overlook selama musim salju. Sayangnya, hotel super besar tersebut dihantui oleh para tamu hotel yang telah meninggal serta hantu pengurus hotel yang kejam.

Hantu tersebut mulai merasuki Jack. Ia yang mulanya pria baik perlahan menjadi pria gila yang mengejar keluarganya sendiri untuk ia bunuh dengan kapak.

4. THE LEGEND OF HELL HOUSE (1973)


Sekelompok peneliti sengaja tinggal di sebuah rumah yang dikenal berhantu, Belasco House. Rumah tersebut sampai di sebut Rumah Neraka saking berhantunya.

Dan bisa ditebak, hantu penghuni rumah tersebut mulai diteror oleh rasa ketakutan mereka sendiri sampai pada tahapan paling ekstrim.

5. RED ROSE (2002) - Miniseri


Seorang dosen psikologi, Dr. Joyce Reardon, mengajak mahasiswanya mengunjungi rumah tua yang dikenal dengan sebutan Rose Red. Tujuannya antara lain untuk meneliti secara ilmiah fenomena gaib yang ada dalam rumah tersebnut.

Red Rose sendiri sudah menelan korban jiwa 23 orang baik menghilang maupun mati di sana. Kini tim Reardon membangkitkan kembali rumah hantu tersebut. Satu per satu dari mereka tewas. Di akhir hidup mereka, baru disadari bahwa rumah tersebut membesar dengan sendirinya dan banyak rahasia gelap yang terungkap.

6. THE AWAKENING (2011)


Florence, seorang wanita yang skeptis dan telah banyak menangani kasus selama karirnya. Ia sama sekali tak percaya alam gaib. Hingga suatu saat, ia diminta untuk menangani kasus di sebuah panti asuhan putra yang katanya berhantu. Ia kini melihat sendiri fenomena ganjil yang menimpa di sana.

7. THE AMYTIVILLE HORROR (1979)


Pasangan yang baru saja menikah pindah ke sebuah rumah tua besar. Meski sebelumnya telah diberitahu bahwa rumah tersebut adalah bekas tempat tinggal pembunuh berantai yang sudah meninggal, pasangan tersebut tetap ingin tinggal di sana.

Perlahan, ternyata banyak kejadian aneh menimpa mereka. Bahkan pendeta yang mereka mintai tolong pun tak dapat berbuat apa-apa karena mendadak buta dan sakit setelah masuk ke rumah tersebut.

Tak ada yang tahu, bahwa ternyata hantu rumah tersebut mengincar tubuh sang suami.

8. THE ORPHANAGE (2007)


Seorang wanita mewujudkan keinginan mulianya dengan kembali ke rumah masa kecilnya dan berniat mendirikan panti asuhan. Sebelum keinginannya tersebut terwujud sepenuhnya, ia mendapati putra kecilnya suka bermain dengan kawan tak nampaknya.

Suasana makin mencekam saat putranya tersebut tiba-tiba menghilang.

Foto Asli Pemeran Iblis Valak


Sudahkah kamu nonton film horor The Conjuring 2 yang sedang hits ini? Karakter iblis Valak inilah yang diperankan oleh Bonnie Aarons kini mencuri perhatian Netizen Indonesia. Bahkan banyak bertebaran Meme-Meme lucu karya netizen yang beredar di Sosial Media.

Tapi tahukah kamu dibalik Pemeran wajah seram iblis Valak ini, ternyata Wajah aslinya seperti ini. Langsung saja simak saja foto-fotonya :




Kisah Mistis Acha Septriasa Syuting di Bioskop Angker



Risiko aktor bermain di film horor, ada saja kejadian aneh tapi nyata yang dialami selama masa syuting. Seperti yang dialami Acha Septriasa saat melakoni film horor pertamanya, Midnight Show.

Film ini menceritakan tentang seorang anak kecil yang membunuh kedua orang tuanya. Ketika beranjak dewasa, ia mengincar orang-orang yang telah memutar balikan fakta tentangnya.

Dalam film ini, Acha melakoni peran utama sebagai Naya, penjaga loket bioskop angker. Diakui sang dara 26 tahun, ada kejadian menyeramkan yang dialami selama masa syuting di bioskop Podium, Bogor.

Menurut Acha, bioskop itu sendiri memang memiliki energi asing serta suasana negatif. Suatu kali, di tengah masa syuting, tiba-tiba aktor mudah Ganindra Bimo kesurupan di hadapan Acha.

“Saat lagi adegan bunuh-bunuhan, Bimo pas banget adegannya mau nusuk aku, tapi pas maunusuk aku tiba-tiba mata Bimo benar-benar putih, dan dia terpental ke arah layar bioskopnya!” ujar Acha kepada awak pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/1).

Acha pun merasa tidak percaya dengan apa yang ia lihat. Ternyata, mengutip pernyataan Acha, Bimo kesurupan.

“Bimo kesurupan, dia kayak orang bangun tidur gitu. Habis itu kami cek ulang, kami cek ke monitor adegan tusuk-tusukan tadi, enggak tahunya benar, mata Bimo putih,” ia menceritakan.

Acha yang belum pernah melakoni film horor pun bingung, ia merasa pusing dengan situasi saat itu. Akhirnya, kru film Midnight Show diminta untuk memanggil ustaz untuk "menormalkan" Bimo.

“Karena situasi itu, film Midnight Show terancam tidak rampung.”

Setelah tersadar, Bimo meminta kepada sang sutradara, Gandhi Fernando, agar mengizinkannya pulang, sekadar untuk beristirahat dan menenangkan pikirannya.

“Gue minta izin pulang waktu itu sama istri gue, tapi saat itu gue janji kalau gue bakal kembali ke lokasi syuting lagi,” Bimo menjelaskan.

Tidak hanya Bimo dan Acha, Gesata Stella pun mengaku sempat melihat sesosok makhluk yang menyerupai manusia di belakang Acha ketika sedang melakoni syuting.

"Secara psikologis kami sudah down di dalam bioskop, suasananya memang negatif. Bahkan saya melihat sosok yang menyerupai manusia di belakang Acha."

Film yang juga diramaikan oleh Ratu Felisha ini akan tayang di bioskop Indonesia per 14 Januari 2016.

Film “Crimson Peak”, Kisah Rumah Tua Horor Yang Penuh Misteri


Bioskop Indonesia rasanya sudah cukup lama tidak menayangkan film horor Hollywood yang cukup menegangkan. Kali ini bioskop Indonesia bakal memanjakan kembali para penggemar film Horor di Indonesia. Apakah hantu benar-benar ada?  hal itulah yang menjadi pertanyaan dari Edith Cushing sedari kecil. Akan tetapi pertanyaan itu berubah saat dirinya harus merelakan untuk melepas sang ibunda yang meninggal akibat menderita sakit kolera hitam.
Penyakit yang merenggut nyawa sang bunda menyebabkan ia tak dapat melihat sang ibu untuk terakhir kali, tidak ada kalimat perpisahan, tidak ada kecupan terakhir kalinya. Tapi belum 24 jam sang ibu pergi, “ia” datang menemui Edith dalam kegelapan malam memberikan sebuah peringatan yang tak dipahami Edith, setidaknya sampai saat itu. Tumbuh besar dengan didikan tunggal dari sang ayah, Edith dewasa (Mia Wasikowska) menjadi seorang wanita cantik dan memiliki minat yang besar menulis fiksi horror.
Ia memimpikan dapat tinggal di istana bangsawan Eropa, walaupun ayahnya adalah seorang pengusaha sukses di New York kala itu. Hingga suatu hari, seorang pria Inggris datang dan bertemu Edith. Pria itu adalah keturunan bangsawan dengan gelar Baronet, Sir Thomas Sharpe (Tom Hiddleston). Thomas datang bersama kakaknya, Lady Lucille Sharpe (Jessica Chastain) dari Inggris untuk mencari investor di New York, yang mana adalah ayah Edith, Carter Cushing (Jim Beaver).
Dalam perjalanan mencari investasi untuk pertambangan miliknya, Thomas jatuh cinta dengan Edith. Menghadapi kisah cinta yang tak direstui oleh Tuan Cushing, Thomas sempat ingin pergi. Namun kematian Cushing akibat dibunuh membuat Thomas bertahan dan melamar Edith untuk diboyong ke Inggris. Edith pun bahagia berpijak di tanah Sang Ratu.
Melihat rumah Thomas yang bak istana membuat impian masa kecil Edith membumbung tinggi.  Namun ternyata mimpi indah itu akan menjadi mimpi buruk yang tak pernah ia sangka sebelumnya. “Tapi hantu itu memang ada, mereka terikat di satu tempat, atau bangunan, karena kenangan, tragedi mengerikan, emosi ataupun cinta, tetapi yang pasti, mereka ada,” kata Edith.
Guillermo del Toro terkenal dengan imajinasi horornya yang berbalut kisah bak dongeng, dan Crimson Peak menggambarkan itu semua. Del Toro yang berperan sebagai sutradara, penulis, dan produser, tak tanggung-tanggung dalam menggarap film ini. Ia memasukkan horror thriller yang berbumbu masalah kejiwaan dalam sebuah keluarga dengan sangat apik.
Sutradara keturunan Meksiko ini pun tak ketinggalan memasukkan jenis-jenis hantu yang mungkin terinspirasi dari kecacatan karakter favoritnya seperti di Frankenstein dan The Thing (1982). Namun yang membuat film ini mengerikan bukanlah cara penggambaran Del Toro akan sosok hantu, melainkan lebih dari itu, masalah tragedi keluarga yang sanggup membuat penonton bergidik dan ketakutan melihat aksi “sakit jiwa” dalam film ini.
Latar kisah yang terjadi pada abad ke-19 menjadikan Crimson Peak menjadi semakin menarik. Namun alih-alih sebagai riasan yang mempercantik, Del Toro justru memanfaatkannya sebagai elemen penguat teror sepanjang film.  Tapi tampaknya Del Torro terlalu bersemangat dalam menggambarkan imaji horrornya hingga melupakan intrik dalam cerita Crimson Peak.
Konflik yang tersaji membuat penonton dengan mudah menebak dari pertengahan film tentang “kegilaan” yang terjadi antara para tokoh, walaupun tak menyangka dalam bentuk adegan.  Film yang sudah dirilis secara global pada 16 Oktober ini tampaknya menjadi imaji tergelap Del Toro yang memiliki obsesi dengan dark fantasy, monster, gotik, namun masih berbalut dengan romantisme jaman pertengahan.

via hariandepok
Tempat Angker di Jakarta Yang Diangkat Menjadi Film

Tempat Angker di Jakarta Yang Diangkat Menjadi Film


Jakarta adalah kota megapolitan. Di tengah kemegahan gedung-gedung tinggi di Jakarta, ternyata ada sudut-sudut yang dipercaya memiliki aura mistik yang sangat kuat, karena sering muncul penampakan hantu.

Cerita tempat berhantu di Jakarta tersebar dari mulut ke mulut. Bukannya ditakuti, justru tempat tersebut ramai dikunjungi orang yang sekedar ingin tahu atau memang sengaja ingin membuktikan keberadaan hantu di tempat tersebut.

Kepopuleran tempat berhantu di Jakarta, menggoda para produser mengangkatnya menjadi sebuah film horor. Film horor berlatar belakang kisah nyata ini, ternyata laris di pasaran.

Di mana saja tempat paling berhantu yang melegenda di Jakarta yang diangkat menjadi film? Langsung aja disimak, seperti yang dikutip dari keepo.me.

1. Taman Kota Langsat

Taman Kota Langsat di bilangan Mayestik, Jakarta Selatan, terlihat asri dengan pohon-pohon yang terawat dan fasilitas joging track. Jauh dari kata menyeramkan. Berbeda dengan dulu yang terlihat tertutup dengan pohon-pohon besar dan pagar tinggi di sekelilingnya.

Ternyata dibalik keindahannya, Taman Kota Langsat menyimpan misteri. Kabarnya, saat malam tiba, warga kerap melihat penampakan kuntilanak dan gendoruwo di pohon-pohon besar di sana. Seorang satpam yang sudah bertahun-tahun bertugas di sana, sering mencium bau-bau aneh dan mendengar suara tertawa yang tak jelas sumbernya.

Kepopuleran Taman Kota Langsat sebagai tempat berhantu di Jakarta, menggoda Produser KK Dheeraj mengangkatnya menjadi sebuah film horor berjudul Taman Langsat Mayestik (2014).
Film Taman Langsat Mayestik diperankan oleh Ki Joko Bodo, Metta Permadi, Fauzi Imam, Andreano Philip.

2. Rumah Kentang Prapanca

Sebuah rumah mewah di Jalan Dharmawangsa, Prapanca, Jakarta Selatan diyakini memiliki aura mistik yang sangat kuat. Setiap d malam, rumah tersebut mengeluarkan bau kentang rebus yang sangat menusuk hidung.

Kabarnya di rumah itu, pernah terjadi peristiwa tragis. Seorang anak kecil terjatuh dalam kuali yang tengah digunakan untuk merebus kentang.

Cerita tentang rumah kentang itu bergulir sangat cepat. Di akhir `90-an, Rumah Kentang Prapanca sangat populer. Banyak mobil dan motor yang sengaja melintas di sana, untuk membuktikan keangkeran rumah tersebut.

Pada 2012, Jose Poernomo menggarap film horor berjudul Rumah Kentang. Kisah mistik Rumah Kentang diangkat menjadi film. Dibintang Shandy Aulia, Tasya, Gilang Dirgahari dan Ki Kusumo. Hantu anak kecil menjadi inti cerita dalam film tersebut.

3. Jembatan Ancol

Sejak tahun 1970-an, jembatan Ancol, Jakarta Utara, sudah dikenal sebagai tempat berhantu di Jakarta. Penampakan perempuan cantik kerap muncul di jembatan tersebut.

Perempuan cantik tersebut bernama Siti Ariah atau Maryam. Kecantikan hantu Maryam membuatnya dijuluki Si Manis Jembatan Ancol. Konon hantu Maryam ini adalah seorang wanita cantik yang diperkosa dan dibunuh, lalu mayatnya dibuang ke kali Ancol pada masa lalu.

Kejadian itu berlangsung puluhan tahun lalu, saat Ancol masih merupakan rawa-rawa dan hutan bakau.

Pernah juga ada kesaksian seorang pelukis di Pasar Seni Taman Impian Jaya Ancol. Ia mengaku, pada suatu malam didatangi seorang wanita cantik yang minta dilukis. Saat lukisan setengah jadi, tiba-tiba wanita itu menghilang.

Cerita misteri Si Manis Jembatan Ancol ini pernah difilmkan pada 1973 silam, dibintangi Ratno Timoer dan Lenny Marlina. Dua puluh tahun kemudiam, 1993, cerita ini diangkat kembali dalam sebuah sinetron seri berjudul Si Manis Jembatan Ancol. Maryam diperankan oleh Diah Permatasari yang kemudian digantikan oleh Kiki Fatmala.

4. Rumah Pondok Indah

Di akhir 2002, masyarakat dikejutkan dengan cerita hilangnya seorang tukang nasi goreng di depan rumah kosong di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Cerita itu menghebohkan karena hanya tertinggal gerobak jualannya di depan rumah mewah tersebut.

Menurut cerita yang beredar, malam sebelumnya, tukang nasi goreng tersebut mengantarkan nasi goreng yang dipesan seorang perempuan dari dalam rumah tersebut. Padahal rumah itu sudah lama kosong.

Dalam sejarahnya, konon seisi rumah tersebut tewas terbunuh dalam peristiwa perampokan yang bermotif persaingan bisnis.

Kabarnya, sering muncul penampakkan hantu berwujud bapak-bapak dan seorang perempuan di rumah tersebut. Keangkeran rumah kosong Pondok Indah tersebut tersebar hingga seantero Nusantara. Karena setiap hari, rumah tersebut ramai dikunjungi orang dari berbagai daerah. Sampai petugas keamanan komplek perumahan mewah itu turun tangan untuk membubarkan massa.

Pada 2006, keangkeran rumah Pondok Indah tersebut diangkat menjadi film oleh sutradara Rudy Soedjarwo. Dibintangi oleh Asha Shara, Ricky Harun, Arswendi, Chintami Atmanegara dan Titi Qadarsih.

5. Mall di Klender, Jakarta Timur

Sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Klender, Jakarta Timur disebut angker oleh masyarakat setempat, karena pernah terjadi kematian massal di dalam gedung saat terjadi kerusuhan dan penjarahan 15 Mei 1998. Peristiwa itu dikenal sebagai Tragedi Mei.

Gedung itu terbakar saat penjarahan dan kerusuhan massal terjadi. Padahal saat itu banyak orang di dalamnya.

Berselang berapa hari kemudian, banyak orang yang mengalami peristiwa ganjil saat melintas di sana. Para sopir angkot sering mengangkut penumpang berseragam dan turun tepat di depan pertokoan atau mall tersebut. Padahal saat itu kondisinya gelap gulita. Pusat perbelanjaan itu pun masih kosong. Berapa detik kemudian, para penumpang tersebut telah hilang dari pandangan.
Tim Mitos Urban Liputan6.com pun pernah menyusuri bekas SPBU yang ada di dekat pusat perbelanjaan itu. Tim mengalami beberapa peristiwa aneh yang membuktikan adanya interaksi dengan makhluk gaib. 

Cerita-cerita seram tentang mall di Klender ini, diangkat menjadi film bergenre horor berjudul Mall Klender (2014) yang dibintangi Shandy Aulia dan Tasya Kamila.

6. Terowong Casablanca

Terowong Casablanca adalah under pass yang berada tepat di bawah Jalan Rasuda Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Tepat di sebelahnya ada TPU Menteng Pulo yang cukup luas. Sebelum terowongan itu di bangun, daerah itu dulu adalah kawasan TPU Menteng Pulo yang disebut-sebut sebagai pemakaman terbesar di Indonesia.

Kabarnya, di Terowongan Casablanca sering muncul penampakan kuntilanak merah. Disebut kuntilanak merah, karena awalnya yang terlihat sosok perempuan cantik mengenakan gaun berwarna merah, namun lama-lama berubah wujud jadi kuntilanak.

Keangkeran tempat itu sangat melegenda, maka dibuatlah film horor berjudul Terowongan Casablanca yang dibintangi Nino Fernandez, Aldi Taher dan Asha Shara.

7. TPU Jeruk Purut

TPU Jeruk Purut yang terletak di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan merupakan pemakaman tua yang sudah ada dari zaman Belanda. Dulunya tempat itu adalah hutan alang-alang dan perkebunan.

TPU Jeruk Purut terkenal angker dengan penampakan sosok pria Belanda tanpa kepala. Sosok itu mengenakan baju yang menyerupai pastur. Sehingga masyarakat menyebutnya sebagai Hantu Pastur.
Hantu itu menampakkan diri dengan berjalan perlahan di sepanjang jalan di kuburan itu sambil menenteng kepalanya sendiri yang sudah terpenggal. Sementara tangan satunya lagi membawa lentera. Kadang kemunculannya didampingi seekor anjing berwarna hitam.

Kisah tentang Hantu Pastur ini sempat beredar kencang di era 90-an. Konon untuk dapat melihat hantu ini, harus dalam jumlah ganjil dalam sebuah mobil.

Cerita tentang hantu penunggu TPU Jeruk Purut itu diangkat menjadi film Hantu Jeruk Purut pada 2006.

8. Stasiun Manggarai

Stasiun Manggarai termasuk salah satu stasiun besar di Jakarta. Karena di sana juga terdapat depo yang menjadi tempat penampungan gerbong kereta yang terlah rusak karena dimakan usia atau karena kecelakaan. Salah satunya gerbong rusak akibat kecelakaan kereta api di Bintaro pada 1987 silam.

Kabarnya, sering terlihat penampakan anak-anak yang berlarian ataupun bermain di malam hari. Selain itu disebut juga ada penampakan gendoruwo dan wanita misterius.

Melegendanya keangkeran depo di stasiun Manggarai ini, dituangkan dalam film yang berjudul Kereta Setan Manggarai dan Kereta Hantu Manggarai. Keduanya diproduksi pada 2008.
Back To Top